Posts

Showing posts from August, 2014

HAJI 4, CARAMENGERJAKAN HAJI

TATA CARA MENGERJAKAN HAJI Di dalam melaksanakan ibadah haji terdapat tiga cara yaitu : a.    Tamattu’, yaitu   mengerjakan umrah terlebih dahulu, setelah itu baru mengerjakan haji. Dengan memilih cara ini maka harus mem­bayar dam. b.    Ifrod, yaitu   mengerjakan   haji lebih    dahulu   baru   kemudian   mengerjakan   umrah.   Cara   seperti tidak membayar dam dan merupakan cara yang terbaik. c.    Qiran, yaitu   mengerjakan haji dan umrah di dalam satu niat dan satu pekerjaan (secara bersama-sama). Cara ini harus membayar dam. A.     CARA MENGERJAKAN HAJI TAMATTU’ 1.      Melaksanakan Umrah a.    Miqat makani bagi calon haji Indonesia adalah Bir Ali (Madi­nah) atau Jeddah. b.    Mulai dari miqat tersebut rukun   dan wajib   haji   dilaksanakan,   yaitu   niat ihram   kemudian   menuju Masjidil Haram untuk melaksana­kan thawaf umrah, sa’i dan cukur/ gunting rambut (tahallul umrah), yang secara terperinci tata caranya telah dijelaskan pada sub bahasan G 4. c.   

BUAH NAGA 1

Perawatan tanaman buah naga mutlak diperlukan jika menginginkan berhasil dalam budidaya buah naga. Perawatan yang perlu dilakukan untuk tanaman buah naga meliputi hal-hal berikut : 1. Penyiraman tanaman Penyiraman harus sesuai dengan kebutuhan tanaman, serta memperhatikan waktu penyiraman. Pada masa awal penanaman, penyiraman bisa dilakukan pada pagi dan sore hari. Jika penanaman dilakukan pada musim kemarau, kebutuhan penyiraman tiap hari menjadi mutlak diperlukan. Tetapi pada musim penghujan, frekuensi penyiraman bisa dikurangi tergantung curah hujan. Ketika curah hujan tinggi, jangan melakukan penyiraman. 2. Pemberian pupuk Salah satu perawatan yang harus dilakukan pada tanaman buah naga adalah pemupukan. Mengenali sifat pupuk sangat penting dalam hubungan kebutuhan pupuk bagi tanaman buah naga. Dengan demikian bisa diketahuai pada setiap tahap pertumbuhan tanaman jenis pupuk apa yang dibutuhkan. Unsur nitrogen (N) dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar pada awal masa p

BUAH NAGA 2

PANDUAN TEKNIS BUDIDAYA BUAH NAGA Buah naga dikelompokan kedalam keluarga tanaman kaktus. Meskipun dikenal sebagai buah dari Asia, tanaman ini aslinya berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Pada tahun 1870, bangsa Perancis membawa buah naga dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Karena rasanya manis, buah naga kemudian dikonsumsi secara meluas di Vietnam dan Cina. Di Indonesia, buah naga mulai populer sejak tahun 2000. Tidak jelas benar siapa yang pertama kali mengembangkannya. Diperkirakan buah naga yang masuk ke negeri kita berasal dari Thailand dan dibudidayakan oleh para pehobi tanaman secara sporadis. Saat ini terdapat beberapa spesies tanaman buah naga yang banyak dibudidayakan. Jenis-jenisnya buah populer yaitu: ·       Hylocereus undatus kulitnya merah dengan daging buah putih ·       Hylocereus polyrhisus kulit merah dengan daging buah merah ·       Hylocereus costaricensis kulit merah dengan daging buah merah pekat agak keunguan ·